Rabu, 11 Januari 2012

MULA BERKUMPUL REUNI 2011 di KOTA SURABAYA

 " MULA BERKUMPUL " Reuni 2011 
Kangen di Kota Surabaya
  rekan alumni Siswa SMAN 3 Warungmiri '68 -'70/'71.


Gagasan Temu Kangen di Surabaya, " ...ibarat datangnya air yang mengalir dari ketinggian nan menyejukkan segala umat tanpa kecuali, di iringi pula bunyi samar-samar derasnya air mengalir yang terdengar dari kejauhan bagaikan senandung buluh perindu yang membuat sejuk jiwa kita, diwarnai  ikan ikan yang gembira dalam habitatnya .".. Tuhan Maha Agung ....." kenikmatan telah diturunkan -NYA kepada seluruh peserta alumni SMA Negeri 3 Warungmiri Solo-'68-'70/'71; pada tanggal 16-17 Desember 2011 di Kota Surabaya sehingga penuh kenangan di saat-saat usia senja; Kebersamaan menyetuh seluruh jiwa rekan rekan karena sudah 41 tahun mereka tidak jumpa .... tidak terputus-putusnya "Puji Syukur atas kenikmatan yang diberikan-NYA ... " semoga langgeng menjadi teman sejati.    
  
 Awal Gagasan 
Datangnya gagasan berawal dari rekan rekan "Kota Gudeg" Ngayogyakarta ;  Mereka yang mencetuskan idee mengadakan "reuni"; Setiap pembicaraan dalam pertemuan selalu mengajukan ideen pertemuan berikutnya;   Perlu diketahui bahwa rekan kita priyantun Ngayogjakarta, secara rutin melaksanakan pertemuan tiga bulanan dengan maksud menjalin keakraban ;  
  • Gagasan hasil pertemuan mereka bahwa sebaiknya reuni diselenggarakan di kota Surabaya; Pencetus tersebut adalah rekan kita Purjanto; Pudjihastuti, dan Sarpomo WH, ( kepala suku ) .Dengan alasan bahwa reuni di kota Yogjakarta, Surakarta sudah teramat sering dan terasa menjemukan, dan kondisi tersebut mendapat respon rekan kita Nurendro Trikesowo (yang dituakan dalam linglkungan  alumni) Kebetulan pula rekan kita ini juga menjadi anggota  alumni dilinglungan alumni diJakarta  Dan menyimpulkan bahwa pertemuan rutin di Jakarta  malah tidak kalah seringnya,  yaitu dalam pertemuan hadjatan rekan rekan atau khusus pertemuan reuni rutin.

  • Gebrakan priyantun Ngayogjakarta ditandai pada tanggal 04 Oktober 2011 saat itu mengadakan anjangsana ke kota asal mereka yaitu "Kota Solo" acara silaturochmi ini tidak lain untuk menghilangkan rasa jenuh dengan pertemuan  suasana Kota Yogyakarta yang itu-itu saja ? .... Semangat tekad kebersamaan untuk silaturochmi ke rekan rekan di Solo deiketua oleh rekan kiat Sarpomo WH, dibantu Purjanto; Sedangkan  anggota anjangsana adalah : Pudjihastuti, Agnes Murdiati, Setyastuti, Sri Haryadiningsih, dan Sri Surono. 
    Hasrat ini disampaikan kepada rekan kita di Solo yaitu den Mas / den Nganten , bahwa besuk hari Sabtu Oktober 2011 rombongan rekan rekan Yogya akan dolan dolan ke Sala; Upaya silaturochim ini tidak lain juga bermaksud untuk menggerakkan kebersamaan rekan rekan Solo yang adem ayem saja selama ini;  Rekan rekan Solo yang selama ini selalu aktif dalam menggalang pertemuan adalah H. Haryanto dengan istri, H Muchson, Bambang Sarosa, Milyarti.
    Acara pertama di Kota Solo .......rekan rekan Yogja menginginkan dan kangen dengan. sarapan pagi di Soto Gading. 
    Berita disebar leawat SMS ... yang bunyinya : "......Ngaturi uningo bilih Kanca2 eks SMAN 3 Sala 68-'70/'71 ing Yogjakarta bade silaturachmi dumateng Kanca2 ing Sala:Dinten SABTU Tgl:01-SEP 2011, saking Yogjakarta kumpul pk 06.00 ing ndalemipun Mas Nurendro: ing Sala jujug Soto Gading, lajeng SMA neg 3 Warungmiri; Pawiwahan dipun mandegani Mas Haryanto, ( ..... ing ndalem Timuran/margi ngajeng Hotel Novotel/Ibis ke timur); Koordiantor Bp SARPOMO HP: 0811271190; Bp.PURJANTO HP:085676090; Bp, HARYANTO HP:081567948496; 0271-642264 / 0271-645202 ( Ny HARYANTO HP: 08121511113, wusana pawartos CREW SMAN3 Warungmiri cekap semanten;
    • Penyambutan oleh den Mas / den Nganten yang pertama adalah rekan kita Suharto, di jl Dr Radjiman No; 163 Solo ( ancer-ancer: kulon Gedung Mawar / wetan Pasar kembang ) dalam event pertemuan ini suasana sekedar melepas rasa rindu serta ganti suasana. Sekiranya sudah puas mereka ingin melakukan anjang sana selanjutnya yaitu atas undangan rekan kita Haryanto, di Jl Jawa Timuran Solo;(ancer ancer: Gedung Batari Slamet Riyadi ke utara ketemu per_empatan pertama SMPN 10 Solo belok kekiri 300 meter ); Rombongan juga memutuskan bahwa akhir acara silaturochmi nanti di tempat Haryanto karena waktu sudah menjelang sore hari, sekalian pamit;  Dalam acara ini semula rekan Ngayogjakarta juga mengikutsertakan rekan rekan massee / mbakayune Semarang dan arek arek Surabaya; Dan karena promotor/promosinya kurang pas waktunya dari kedua kota tersebut menyatakan tidak hadir / absen dulu; 

  •  
     Ternyata saat-sat pamitan dadakan datang arek Suroboyo Widodo(baron) dan Sri Lestari Handayani ... dan karena idjin Allah SWT sajalah masih dapat berjumpa dengan rombongan priyantun Ngayogjakarta. Kedatangan yang mendadak dikarenakan adanya berita keluarga bahwa ibu dari Sri Lestari Handayani menderita sakit keras di rawat RSU dokter Oen Kadangsapi Jebres. Suasana ini dapat menambah sedikit obat kangen-kangenan  dan mengolor waktu pamitan rombongan rekan rekan Ngayogjakarta. Dan sempat diabadikan dalam photo diatas.
  • Penggalangan keakraban oleh priyantun Ngayogjakarta  melalui semangat silaturochmi alumus siswa SMAN3 Warungmiri Solo-68-'70/'71 patut ditauladani, mereka tidak segan segan selalu membakar semangat rekan rekan yang ada di Solo, Surabaya dan Semarang melalui berbagai media komunikasi, lewat SMS, telpon, ataupun email dan FB. Semoga rekan di kota-kota lain dapat memberikan respon semangat ini dengan hati yang lapang, dan penuh keichlasan. 

    Hal tersebut diatas dibuktikan oleh mereka saat wafat nya ibu dari Sri Lestari Handayani, spontan rombongan melawat kerumah duka di Kedunglumbu Solo, dengan kereta api Pramex Yogja-Solo PP, dengan jemputan mobil oleh rekan kita Haryanto, dan peristiwa lainnya dalah menghadiri resepsi pernikahan rekan kita den Martono pada tanggal 15 Januari 2012 di Masjid Al Fatimah Singosaraen 

    Inilah salah upaya membentuk keakraban, memupuk rasa setya-kawan sejati dari alumni siswa SMAN3 Warungmiri Solo-1970, semoga Allah SWT selalu membibingnya dalam keakraban /silaturochmi ini.
  • Penentuan rencana reuni di Surabaya, dibawa kedalam forum pertemuan Jakarta oleh rekan kita Nurendro Trikesowo, berkenaan dengan pertemuan rutin alumni siswa SMAN3 Warungmiri Solo  68-'70/'71 di Jakarta.pada tanggal 19 Nopember 2011. 


    Disana hadir rekan rekan komandan Wikarya; antara lain Bambang Eko Tjahjono, Djatimoro, Thomas Ch Subagio, Sutardi, Djarot Haryono / Sadinoe, Sri Sayekti, Indrianti Kusuma Hastuti (Tutut), Padmo Hudiono, Tri Budomo dlsb. Dan hasil nya langsung di vonis 16 DESEMBER 2011 penyelenggaraan reuni di Surabaya. Berita langsung melalui SMS, email, FB dlsb.


  • Arek arek Suroboyo menerima berita yang pertama kali adalah HR Widodo(baron); yang kemudian menyampaikan perihal ketiban sampur tsb ke rekan-ainnya adalah :H.Riswanto, H.Mulyono Haryadi, Budiono, Hj Nurhayati, dan Siti Hartini ; 

    inilah format SMS babak penentuan buat arek Suroboyo :
    Pak Widodo, “….. Ass Wr Wb selamat siang ……  kita di JKT baru selesai pertemuan
    salam hangat dari rekans di JKT untuk rekans di Yogya/Solo/Surabaya, saat ini
    terdaftar (sementara 12 peserta) setelah mempertimbangkn beaya akhirnya pada mau
    naik pswt Batavia dgn beaya yg hampir sama dgn ticket KA, malah ada bantuan dari
    rekanBambang Eko Cahyono (Jendr Pol) untuk akomodasi akan disiapkan 15 kamar
    (u 30 orang) di wisma Dolog Jatim atau di hotelnya Polda Jatim, demikian pak info hari
    ini dari JKT, salam NT ( SMS Nurendro Trikesowo :Saturday 19-11-2011 10.13.PM)

    Awal dari idee perencanaan penyelengaraan saat itu masih belum ada bayangan. Mereka saling memikirikan apa isi reuni ? apa yang dapat saya kerjakan dalam kapasitas saya ? lalu bagaimana mempersiapkannya ?  dari mana dulu bergerak karena harus bertindak cepat berburu dengan waktu ? Karena arek arek Suroboyo pada umunya masih aktif dalam kariernya, yang status pensiun HR Widodo(baron) dan Siti Harini; 
    Pertemuan pertama ( empat mata ) antara Widodo dan Riswanto, di rumah H Riswanto... mengambil  kesimpulan bahwa kita semua arek Suroboyo harus  cepat mengambil tindakan: "ayoo konco konco podo diajak rembugkan ...."; karena tenggang waktuhanya kurang dari sebulan.
    • Rekan HR WIdodo cepat mengambil sikap sebagai target utama adalah tempat pertemuan, yaitu untuk mendapatkan ijin menggunakan ruang pertemuan gedung Bank BRI Kantor Inspeksi Jawa Timur di Jl Ach Yani 169 Surabaya;  Kondisi ini sebagai reaksi SMS Nurendro Trikesowo dari Jakarta atas keputusan bahwa rekan Surabaya ditunjuk penyelenggara Reuni, hal ini disambut gembira oleh arek arek Suroboyo "..... woouuw Jakarta gak main-amin maneh  ... "  pikir arek Suroboyo;
    Dan untuk melangkah tepat waktu dilakukan pertemuan lanjutan di rumah rekan  kita Hj Nurhayati, disini telah disepakati :
    • Untuk memperoleh ijin menggunakan ruang pertemuan di Gedung Kantor Bank BRI Kantor Inspeksi Jl Ach Yani 169 Surabaya sebagai tangguing jawab rekan kita HR WIdodo (baron),; Karena posisi gedung ini strategis tidak jauh dari penginapan. ataupun tempat tinggal rekan rekan Surabaya. Setelah permohonan tertulis diajukan kepada Pimipinan Bank BRI, dan hari itu pula telah mendapatkan disposisi"OK" ; dapat dipergunakan pada tanggal 16 Desember 2011, namun ada catatan Hari itu betepatan hari Jadi Bank BRI,  apabila ada  rencana  intern BRI  maka harus mencari tempat lain. sehingga pada hari "H" sempat juga  detak jantung berdebar ...... namun kabar selanjutnya bahwa peringatan Hari Jadi Bank BRI dilaksanakan pagi jam 12.30  setelah ibadah Jumat... rekan kita HR Widodo(baron) merasa lega, walaupun nantinya berpacu dengan waktu untuk  membersihkan gedung sampai ruang loby, setting ruang pertemuan, (meja kursi), ruang hidangan dan mempersiapkan media infocus, organ dan memasang banner. Akhirnya diputuskan bahwa rekan rekan tidak perlu pulang, setelah selesai persiapan langsung mandi ganti pakaian di gedung karena fasilitas semua sudah tersedia; namun apabila memungkinakan pulang silahkan. Woouw ... stresst.
    • Persiapan konsumsi oleh Ibu-ibu dipimpin langsung  Ibu Hj Hendriani Rini ( Ny Riswanto)  telah pula menyusun daftar menu dengan pertimbangan hidangan malam apakah khas suroboyo ? . khas solo ? khas Madura ? apakah sudah pass buat manula ....yang diet ... jangan yang manis manis atau pedes pedes ?. Pokoknya heboh tentang menu hidangan usulan demi usulan gencar, dan tak kalah bagusnya sedikit cerita dari kami terhadap kesibukan H Riswanto sekeluarga dalam mempersiapkan tugas ini, kayak akan mempunyai hajatan, dalam keluarga mereka selalu disibukkan percakapan tentang strategi belanja apa dulu, kapan berangkat, mempersiapkan peralatan masak , dan memikir bagaimana hidangan disajikan dalam keadaan hangat, tambah pula mempersiapkan  "ubo rampe hidangan "... baik dari piring gelas, toples, termos, tissu, sendok-garpu, entong, sendok sayur, pisau, taplak meja sajian hidangan, dan penyedap cita rasa suasana " Bunga Arum Ndalu" + lilin ...serta mendesain lay-out posisi meja agar memberi kenyamanan para tamu, .. posisi dibawah AC agar suasana seger....nah  inilah betul-betul  buah tangan seorang dosen ITS  ... luar biasa ......; Akhirnya tersajilah menu makan malam reuni seperti photo dibawah bersama Hj Hendriani Rini ( Ny Riswanto) :

    • Diluar dugaan wouuw tak kalah dengan ibu ibu, rekan H Riswanto menampilkan diri dengan keahliannya dalam memasak dengan niat menjamu rekan-rekan yang sudah 41 tahun tidak bersua dengan menyediakan menu sup kepala ikan yang akan dimasak sendiri; Promosinya dalam FB-nya: " Sup ikan patin sing suugeeerrr..."


    • dalam FBnya ditulis resep: kiat memasak bumbu dasar dirajang+ kunyit, jahe, blimbing wuluh, tomat,daun jeruk purut yang penting ikan dibersihkan bsnsr bersih hingga bau khas ikan hilang diberi jeruk nipis,dimasukan dibumbu diatas di panci hingga mendidih,satu persatu potongan ikan yang masih segar dimasukan dipanci dan dijaga tetap mendidik..ditanggung tidak amis..selamat mencoba yang minat. 14 November 2011 pukul 23:12 ·
    • Bagaimankah sepak terjang mempersiapkan bakal hidangan malam nanti oelh rekan kita H Riswanro sekeluarga: begini sekilas pandang ceritanya: " pagi-pagi tgl 16 Desember 2011 mereka berdua sudah pergi kepasa kepasar setelah sholat Subuh, untuk mendapat bahan bahan yang masih segar, belanja sesuai rancangan menu yang disajikan; Setelah sampai dirumah tampak unik  mereka berdua bagaikan koki dan expert tasting cuisine / yang ahlinya icip-icip; mereka berdua tampil dalam profesi yang setara, tidak bisa dibedakan, mereka saling mencicipi dan memberi saran .... huebat rek ? masakane dadi suuedeep .. karena masaknya mereka berduaan ....rukun koyo mimi lan mintuno ....itulah resep sedapnya....masak dengan bumbu kelembutan hati.

    • Ibu Hj Titien Farida Mulyono Haryadi juga melengkapi menu menu yang ada dengan buah tangan keahliannya; Yang manjadi idola satu jenis yang sangat disukai rekan rekan seantero Wikarya :apa itu ... pokoknya membuat suasana semakin banyak senyum dan lidah tentunya bergoyang tanpa henti .. ?  woouw puding roti + room, milk, sugar 100% murni tanpa bahan pengawet ...!!!; tambah satu racikan lagi sup buah .... ini strategi bukan untuk menu penutup, tapi dibuat agar rasa kenyang mereda .. dan untuk manambah selera makan mencicipi hidangan yang lain ...... saluud ...; Rekan kita H Riswanto juga cawe-cawe ... tak kalahnya membuat agar suasana dalam keadaan mengundang selera terus .. disajikanlah ..."wedang secang..." (minuman khas keraton Yogja, bisa didapat di Royal Cuisine Restaurant "Bale Raos" jl Magangan Kulon no;1 Yogjakarta ); Dan HR Widodo(baron) tak mau kalah untuk menyemarakkan wedangan ini dibawanya pemanas air plus satu galon air aqua ..... biar kelihatan "... guyub ...";



    • Ibu Hj Sri Lestari Handayani, mengusulkan adanya hidangan khusus untuk di meja meja resepsi ( minuman segar/aqua, kacang godog, ademame, pisang godog, pohong godog ); yang satu ini berprofesi pengajar tidak banyak waktu ... kawatir hidangannya tidak menimbulkan selera, maka dicarai khas jawa timur " ademame " dari Jember.
    • Ibu Hj Nurhayati, membantu melengkapi hidangan utama dengan nasi putih dan kerupuk, plus hidangan snack; yang satu ini juga karena sebagai ibu karier juga tidak banyak waktu, maka rekan rekan sepakat untuk diminta kesediaan bagi bagi tugas tersebut,
    • Ibu Siti Hartini, dan ibu Sudaryati Budioano (posisi saat itu di Jakarta) karena kesibukan & persiapan konsumsi sebagian besar telah ditangani oleh ibu ibu, maka merka membantu pelaksanaannya; Dan satu hal yang tidak terduga Ibu berdua tadi berencana akan menyumbang tarian bedoyo; bersama dengan ibu Indrianti Kusuma Hastuti (Tutut) dari Jakarta;                  


    Demikian sekilas respon cepat arek Suroboyo, pada detik detik upaya mensukseskan pertemuan reuni untuk waktu yang cukup lama 41 tahun dan secara spontanitas setiap keluarga alumni arek Suroboyo merasa menjadi tanggung jawab-nya secara bersama  sebagai tuan rumah, mereka melakukan langkah-langkah persiapan dalam tahapan yang pasti dan tepat sasaran untuk segera dipenuhi adalah : 
    • Agar dapat merealisasi kesuksesan Temu Kangen, rekan kita HR Widodo(baron) mengambil langkah promosi lewat hp / sms, email, dan FB. Secara gencar menghimpun alamat dan menghubungi rekan-rekan; Hal ini adalah sangat penting dalam  mencapai kesuksesan reuni ... Promosi  bertujuan agar diketahui dan direspon rekan rekan dan dengan bonus acara City Tour . Perilaku Promosoi dilakukan 24 jam dengan laptop/notebook, hp, serta mencontact teman-teman JKT, BDG, YOG, SMG, SLO, UJP, & NTB. Sempat rekan Yogja  memberikan pandangan (adalah dari rekan Sarpomo WH ) terhadap diri HR Widodo(baron):   " aja ngoyo...strest; sakmadya wae; koyo arep kagungan kersa geden gedenan ) ;
    • Dengan fasilitas dan lay out ruang gedung pertemuan (kelengkapan audio visual, lighting, sound system) Rekan kita HR Widodo(baron) yang telah jauh jauh hari mengumpulkan photo-photo tempo dulu saat sekolan th 1970, dengan banyak sumber dari ( H Mulyono Haryadi, Sri Syaekti, Siti Nafisah, Prakosa Rachwibowo, dan album pribadinya) terciptalah suatu rangkaian visual akbum photo yang akan ditayangkan langsung dalam acara; Idee ini dibuat agar menyemarakkan suasana "Temu Kangen" ; Rekan kita H Riswanto, langsung memberikan support bahwa perlu dekorasi Banner, tata ruang tempat duduk untuk relax menikmati tayangan photo dengan menikmati hidangan; 
    • Hari demi hari kian mendekat  pada puncak Acara; mereka membahas rangkaian pertemuan dalam hal kesiapan, perkembangan, dan hasil akhir kerja yang terlah dipersiapkan tambah runcing dan terinci; antara lain  akomodasi, konsumsi dan photography : Tak ubahnya seperti orang orang tua mempersiapkan putranya dipagi hari berangkat sekolah ... yang itu... yang ini... dan penuh kekawatiran ..... ( believe or not ) .... itulah suasananya.
    • Setting acara dalam langkah-langkah persiapan adalah : ".....sejak penjemputan  rekan/.tamu kita datang di Terminal Bus Bungurasih , Bandara Juanda, dan stasiun KA-Gubeng, sampai mengantar ke penginapan, gedung, rekreasi dan kepulangan mereka. Rekan kita H Mulyono Hariyadi ( eks Ketua Kelas I/1) menerima tugas mengenai transportasi baik mengatur kendaraan pribadi ( Ibu Nurhayati, H Mulyono Haryadi, Budiono Adi Darma, HR Widodo(baron) ), dalam urutan acara menjemput, mengantar kembali, beserta urusan City Tour ( Bus, route, dan sebagai guide kota Surabaya & Madura) Ini semua tidak habis heran kita kepada H Mulyono Haryadi seorang arsitek ITS, namun dalam membawakan sebagai guide kota Surabaya, hafal - fasih  berprofesi sebagai lagaknya guide profesional ... wouuw memang tidak diketahui sebelumnya keahliannya saat rapat memilih rekan satu ini .... ternyata surprise dalam tugasnya .... satu persatu jalan, area kota, taman, dan .... " riwayatnya " runtut diuraikan dalam mike bus ..... sehingga gerakan spontanitas dalam satu bus .... kata arek Suroboyo. rekan rekan peserta.. "tolah toleeh" ... sesuai irama cerita sang guide;  Inipun sangat dirasakan oleh ibu Hj Titien Farida isterinya, putranya Farhan yang ikut CIty Tour .yang kagum "... waah Bapak kok hafal cerita/riwayatene embong-bangunan-kampung nduk kuto Suroboyo; 
     
    • Dalam penyambutan ini h Mulyono Haryadi mengajak sarapan pagi di Soto Madura ( tidak ada photo) ..... Pikir rekan Sutardi ini acara terpenting saat pagi hari... OK arek Suroboyo !!!.Tanggal 16 Desember 2011 pukul 07.00 pagi H Mulyono Haryadi melaksanakan acara menjempu t rekan kita Sutardi dengan isteri yang kedatangannya memakai Bus dari Jakarta, dijemput di Bungurasih . Cerita yang aneh dan lucu yang dijemput dan yang menjemput .... sama sekali tidak tahu wajah mereka masing masing. Saat waktunya yang diperjanjikan no Hp Sutardi pagi itu di sms-kan HR WIdodo(Baron) kepada H Mulyono Haryadi ... ini juga anehkan ... Ketika sampai di Terminal Bungurasih rekan kita sempat ...."tolah toleh" ... mana yaa ujudnya Mas Sutardi ? sambil duduk di ruang tunggu terminal. Timbul idee untuk minta bantuan bagian informasi terminal memanggil namanya Sutardi dari Jakarta. Tersiarlah nama Sutardi di pelosok-pelosok dan sudut sudut terminal Bus Bungurasih Surabaya; Apa yang terjadi .. tidak lama kemudian Sutardi mendatangi petugas informasi, dan petugas itupun langsung mengantarkan ke tempat duduk H Mulyono Haryadi ..... waduuh tidak disangka ... lho ini orangnya nama Sutardi & isteri ... tidak tahunya duduk mereka berhadapan/berseberangan ....... bukti nyata 41 tahun tidak ketemu ..... semut dipelupuk mata tidak terlihat ... gajah diseberangpun tidak terlihat ,  termasuk 7 keanehan dalam acara Hot spot.                                                             Tanggal 16 Desember 2011 pukul 07.00 pagi itu pula HR Widodo(baron) dan Budiono Adi Darma mereka meluncur ke Bandara Juanda menjemput rekan Jakarta (Bambang Eko Tjahyono, Djatimoro, T.Ch Subagio, Djarot Sadinoe, Tutut, Sumarty )... sudah satu jam dari jadwal kedatangan mereka belum nampak. .. Budiono sempat bertanya: " yang mana yaa wajah-wajah mereka .. ? " tidak tahunya dia saat menoleh kebelakang ... melihat sesorang yang ketawa sambil menudingkan telunjuk .... Budiono yaa ?.... balasnya Djatimoro yaa ? . Memang saking asyiknya melihat orang-orang lewat pintu keluar ruang bagage, eeh tahu tahu rombongan Jakarta sudah berada dibelakang penjemput. Namun diberitakan bahwa Bu Sumarti tidak bisa datang berhalangan dengan kesehatannya.... ( satu tiket JKT-SUB hangus ).   Karena rekan kita Bambang Eko Tjahyono ada keperluan pribadi dan sudah ada jemputan dari relasinya, bersepakat ketemu di penginapan saja. Dalam kenangan 41 tahun yang silam Bambang EKo Tjahyono kerap kali pulang sekolah membonceng sepeda HR Widodo(baron), dari Warungmiri sampai Punggawan..... sekarang 2011 HR Widodo juga mengajak boncengan lagi tetapi naik LGX-kijang ( waah ini namanya keturutan ).                            Setelah rekan Djatimoro cs masuk kedalam mobil langsung menuju ketempat "sarapan pagi" ( telah disepakati bahwa turun dari Pesawat langsung sarapan karena mereka waktu subuh telah berangkat kebandara Sukarno-Hatta), sebetulnya kamipun penjemput sudah merasa lapar pula... maka mobil segera menuju lokasi yang tidak jauh dari Bandara biar cepat terobati lapar ini,  yaitu ".... belakang ruko pasar sedati... " ; Kita membaca alam pikirian rekan rekan Jakarta, lhooo kok dibawa kesini ? memangnya tidak ada yang lebih baik ? he he he  memang letaknya saja dibelakang deeratan ruko pasar ... yaitu "Rawon Pak Pangat" khas Suroboyo, .... singkatnya pesan rawon semuanya dan minuman hangat .... tidak lama kemudian tersaji dan langsung disantap;  Saat itu pula datanglah rombongan Crew Pesawat "Batavia" ( Pilot + para pramugari satu micro bus penuh ) mereka juga Sarapan Rawon ....; gantian pikir arek arek Suroboyo ..naah pilihan tempat sarapan klas National lhooo .."; Inilah salah satu kenangan yang diabadikan dalam photo sbb
     :

     


    • Untuk lebih meyakinkan kepada rekan rekan bahwa acara reuni adalah acara resmi dari paguyuban Alumni Siswa SMAN 3 Warungmiri Solo-1970 ,T Dibuatlah oleh HR WIdodo (baron) Undangan,yang ditayangkan di sms, email, facebook saking takutnya apabila yang hadir jumlahnya sedikit, undangan itu sbb. :   
  • Satu minggu sebelum reuni, tepatnya tanggal10 Desember 2011 hari Sabtu pk.11.00 rekan kita H. Riswanto mengundang pertemuan akhir untuk persiapan penyambutan peserta "Temu Kangen"/ Reuni SMAN3 Warungmiri Solo-1970; di rumahnya Jl Tenggilis Utara 3/30 Surabaya; Saat itu rekan HR Widodo(baron) menerima kabar dari Sri Sayekti (alumni SMAN 3 Warungmiri Solo-"70) datang ke Surabaya dalam acara keluarga, dan sekalian lapor tidak dapat hadir pada hari "H"; Karena hari itu juga kita berkumpul maka HR Widodo(baron) berinisiatif Sri Sayekti diajak sekalian dalam forum rapat paripurna tsb. Pk.11.00 dijemputlah Sri Sayekti oleh HR Widodo(baron) berada di rumah kakaknya di Sutorejo (Surabaya Utara); Undangan acara ini semua yang hadir tidak mengetahui bahwa ada maksud tertentu dari tuan rumah .... adalah acara mencicipi hidangan utama yang direncanakan dalam malam resepsi "Temu Kangen" = tester ?.   Dalam perjamuan ini juga masing masing anggota yang mendapat tugas membawa tester  antara lain" ademame, sup buah, kue, dlsb.  Moment ini dirasa sangat membahagiakan arek Suroboyo dengan kehadiran  Sri Sayekti dari Jakarta  yang telah menyempatkan diri hadir ditengah tengah rekan rekan arek Surabaya, dan langsung sebagai duta / expert tasting cuisine  dari Jakarta. Heboh nian .... sedemikian rupa perjalanan gagasan reuni sampai dengan persiapannya telah diberikan tuntunan Yang Maha Kuasa .....  rekan kita  Sri Sayekti dihadirkan dalam pertemuan kecil ini ..... Subbhanallah ... ".  Ini photo kenangan itu :
              dari kiri: Sri Sayekti, Hj Sri Lesatari Handayani (ny Widodo); Siti Hartini, Hj Nurhayati; Hj Titien Farida (Ny Mulyono Haryadi), dan  Hj Hendriani Rini (Ny Riswanto)
  • Tiga hari sebelum 16 Dsember 2011,  H Riswanto, H Mulyono & nyonya, HR  Widodo (baron) & nyonya, serta Budiono Adi Darma, mereka melakukan setting ruang pertemuan: meliputi lighting, sound-system dan microphone wireless, dekor banners, ruang-ruang yang dapat dipergunakan untuk ganti, kebersihan toilet, kamar mandi, serta ruang mushola. Dan memperkenalkan Satpam, pramubakti yang akan membantu kelancaran jalannya acara reuni.  HR Widodo (baron) karena dulu pernah bekerja di Bank BRI sehingga semuanya berjalan lancar seluruh persiapan gedung. Sedangkan H Riswanto melakukan setting tempat ruang hidangan ( tidak ada kesulitan, sebab segala sesuatunya sudah tersedia ); dan mengukur dekosrasi dengan rancangan banner sbb:
  •  Keesok harinya HR WIdodo(baron) bersama Budiono Adi Darma, melakukan pengecekan tempat penginapan, yaitu: Wisma "Dewi Sri" Bulog Jatim di Jl Ach Yani 146-148 Surabaya, serta mlakukan setting tempat buat peserta dan juga sebagai bahan laporan ke Jakarta; Maka disusunlah setting penghuni kamar, dengan segala perubahan bila diperlukan.


  • Kereta Api Sancaka Yogja-Surabaya membawa rekan-rekan dari Yogja, Solo kedatangan di Stasiun KA Gubeng pk.12.30 WIB, bertepatan dengan ibadah Jumat, sehingga rekan rekan Surabaya memberikan saran setelah datang di stasiun menunggu sebentar karena penjemput masih sholat; Kebetulan waktu selesai ibadah bertepatan kedatangan KA Sancaka sehingga mereka tidak menunggu lama; Rekan Surabaya menyiapkan 5(lima) mobil, yaitu mobil dari Ibu Hj Nurhayati, H Mulyono Haryadi, Budiono Adi Darma, H Riswanto, dan HR Widodo(baron);  Dalam penjemputatn terjadi hal hal yang lucu .... setelah dibagin meluncurlah mobil-mobil ke pengnapan, dan ternyat satu mobil tidak ada yang numpang ? tak lain mobil rekan kita H Mulyono Haryadi .... entah mengapa ..... ternyata rekan laki-laki naik semuanya di kendaraan H Riswanto,,, waah inilah pengaruh tidak jumpa 41 tahun ..... jadi hilang kontrol semuanya, dan rekan kita H Mulyono Hariyadi sambil mesam-mesem lihat kendaraan rekannya H Riswanto yang sarat penumpang ... lhaa iyaa tadi dipersilahakan masuk kendaraan H Mulyono mereka malah berdesak desak di mobil Avanaza,.... kiranya mereka menikmati perjalanan KA Executive full AC ....  karena kuwatir kedinginan lagi maka mereka bersepakat jadi satu mobil biar anget.  Tak lama kemudian tibalah mereka di Wisma Bulog Surabaya, suasana menjadi bertambah semarak, terdokumentasi oleh rekan Djatimoro, adalah sbb:
  • Demikianlah seklumit kisah Gagasan Reuni  sampai mereka datang di Surabaya, semoga membawa kenangan indah nan sejuk dan bermakna;


Selasa, 03 Januari 2012

Sentuhan Lembut Puisi dalam SMS



Kita curahkan kemesraan persahabatan dalam berkawan dengan sentuhan lembut lewat SMS buah tangan dalam syair/puisi, karena : 
"..... Hormat tidak bedinding batas", ".....Cinta tidak mengenal waktu", ".... Tegur sapa menabur sejuta impian", ".... Kenangan indah tergores dalam ingatan", " ....Jabat tangan melerai demamnya kangen", ".... Menebar senyum meluluhkan kebencian" 
"..... Itulah "Engkau dan aku adalah teman sejati"



Bersihkan hati, ikhlaskan niat, lapangkan dada, hilangkan dengki-iri, eratkan hati, tebarkan maaf, Sugeng ngibadah siam fardlu Ramadhan mugio pikantuk ampunan saking Ngersanipun, nyadong duko sadoyo lepat kula lair tumusing batos
 by Sarpomo WH, & kel Ngayogjakarta.


Marilah kita nikmati..hari tua namun berarti..bersimpuh doa tuk
semua insani..serta memanjangkan silaturahmi 
by Indrainti Kusuma Hastuti (tutut) Jakarta

mas kumambang mendayu dayu..mengalunkan lagu sendu..wahai kawan kawanku..kapankah lagi kita dapat bertemu?..
by Indrainti Kusuma Hastuti (tutut) Jakarta

KEBAHAGIAAN..pagi merekah diufuk timur..bak intan berlian embun berkilau...
bunga bunga mekar dalam kesegarannya..fajar menyingsing, duhai..indahnya
kebahagiaan dan kehangatan ..memenuhi relung hatiku..kugandeng cucuku
menuju ke taman..dalam semangat dan harapan tuaku di hari _ hari dalam usia
yang tersisa..apalagi yang kudamba..selain senyum di bibir cucu nan belia..serta
kasih sayang kawan _ kawan semua

by Indrainti Kusuma Hastuti (tutut) Jakarta

penuh rasa rindu kita berpelukan..dengan celoteh tiada habisnya …. mencoba
menjembatani hari_ hari yang hilang..setelah empat satu tahun berselang ……
ooh, wahai indahnya pertemuan......jagalah dalam kebersamaan..dalam cinta
dankasih sayang..karna semua itu, bisa menjadikan kita hidup dalam harapan.
namun kawan …... semua itu bagian dari perjuangan mu; marilah kita nikmati
…….. hari tua namun berarti..bersimpuh doa tuk semua insane …...   serta
memanjangkan  silaturachmi

by Indrainti Kusuma Hastuti (tutut) Jakarta
BAKTI KU.. segudang pengalaman kualami..sejuta "langkah" kujalani..sebongkah
kebahagiaan kudapati..duka sedalam lautan pun pernah menghampiri..
17-01-2012 +628121222369

hatiku bergetar dalam kerinduan..bergelayut meneraang..mencari kawan dalam
angan...... menanti saat pertemuan..  
Thuesday 05-01-2012 7.07 AM

     Kubuka hatiku seluas samudra, utk menampung apapun yg dilempar di dalamnya. Aku gak sakit hati meski dikhianati, gak sakit hati meski dikecewakan, gak sakit hati meski tidak ada yg mnghargai, Allah ada di hati, tak ada rasa marah, tak ada cemas meski ada cita2 tak kunjung terpenuhi. Sakit hati mmbunuh diri sendiri, blm lagi kalau ajal tiba2 menghampiri, bisa2 mati membawa benci, pasti matiku tak diridhoi. Bahagia sekali bisa mendekap erat cinta ILLahi Robbi.
Pudjihastuti - Ngayogjakarta

 CATATAN KECIL DARI HATI KE SMS :
       " ........... yg masih terkesan dg reuni Suroboyo yang lalu . . . . . . . . Amin..amin, matur nuwun rekan rekan Arek Surabaya , demikian pula doa kami untuk  pjenengan & keluarga, Tuhan memberkati.
      Wah kalau mengenang reuni kemarin rasanya masih kangen terus, rasanya berat ninggalin Suroboyo, karena juga jarang bisa ngumpulkan teman 1(satu) angkatan sampai demikian banyak dan acaranya berkesan, sampai ada yang tanya kapan lagi kita bisa kumpul2 seperti ini lagi, ..... wah memang kita semua pada menikmati ....puas, ini terwujud karena kekompakan panitia beserta kelg-nya, hebat !  Nwn & sampai jumpa. Selamat th baru 2012.   ( JAKARTA )

     " ..... MAAF BARU SEMPAT BALES, MEMANG BENAR DIHARI SENJA INI KITA TERKESAN DENGAN PERGAULAN TEMAN-2 DI WAKTU SILAM (SAAT-2 INDAH PD WKT SMA) MUDAH-2 AN DNG KAWAN-2 YG TERSISA MASIH BISA SALING BERSILATURAHIM DENGAN HARAPAN UNTUK MEMPERPANJANG USIA. SELAMAT MENYONGSONG TAHUN BARU 2012 SEMOGA LEBIH MENDAPATKAN KEBAHAGIAAN LAHIR & BATIN DARI ALLAH SWT, AMIEN ........KAPAN ADA PERTEMUAN LAGI YG DI JKT ?. ( jakarta 30-12-2011 Friday 10.29 am )

    " ........ Yaa betul rekan rekan, aku pribadi sangat terkesan dengan event kemarin. Di usia yang sudah hampir senja, seperti mendapat tambahan darah baru, mungkin kalau dilaksanakan 10 th ssd 70, tidak sedalam ini, luarbiasa semua tidak dapat dilukiskan, adalah kenangan yangg membekas sampai magribku tiba....termasuk orang yg membaca smsku ini.
    (YOGJAKARTA  30-12-2012)


NALURI TEMU KANGEN DALAM GORESAN PUISI



Forum Temu Kangen dalam Puisi :


Kita curahkan kemesraan persahabatan & berkawan dalam goresan photo dan tulisan syair/puisi, karena : "..... Hormat tidak bedinding batas", ".....Cinta tidak mengenal waktu", ".... Tegur sapa menabur sejuta impian", ".... Kenangan indah tergores dalam ingatan", " ....Jabat tangan melerai demamnya kangen", ".... Menebar senyum meluluhkan kebencian" "..... Itulah "Engkau dan aku adalah teman sejati"


 "....sekapur sirih...."

puisi... adalah untaian makna yang beterbangan di jagad imaginal...bak kupu2 terbang...keangkasa bebas, setelah lepas dari kepompong pertapaan inkubasinya...

kini "mereka" memamerkan "indahnya" warna2 sayap mereka...seakan menyapa kepada hati2 yang bening dan bahagia...dan berseru:....lihatlah..! kemana "aku" pergi,...oh, ternyata kesamudera "makna" yang tak bertepi......


DAFTAR ISI


  1. dalam bayang bayang asa eat
  2. nusanatara menagis eat
  3. sampai batas usia eat
  4. andai waktu bisa kuhentikan eat
  5. rindu kecilkuku pr
  6. syukur pr
  7. seakan baru kemarin pr
  8. dibawah lonceng kecil pr
  9. masa masa penuh prihatin bs
  10. kembali bersama ikh
  11. di penghujung batas pr
  12. kembali kerumah diri pr
  13. bagai air dir
  14. manusia abadi pr
  15. cintaKu adalah sepi pr
  16. kembang padang ilalang la
  17. kerinduan    ikh
  18. kebagagiaan  ikh
  19. nyanyian alam   pr
  20. jatuh cinta     ikh

****************************************************
 
1. DALAM BAYANG BAYANG ASA                                                                                                   
 ( Enny EAT )


Bayangmu membuatku takut
Jantungku berdetak kencang
Seakan tak percaya ...
Kau nyata di mataku

Sorot mata rindu itu
Menghunjam keras dalam jantungku
Kau genggam erat tanganku dengan Asa
Kuncup kan mekar kembali

Ada pelangi di matamu kawan
Menyimpan sejuta makna
Seakan menyuruhku untuk tahu
Tapi ... Aku tak kan mampu

41 tahun sudah berlalu......
Bunga sudah dipetik orang
Madunya habis terisap kumbang
Biarkan kenangan itu tetap abadi
Karena cinta tidak harus memiliki

Solo, 1 Oktober 2011
Saat Temu Alumni SMAN 3, Solo, Angkatan lulus th. 1970

 ***********************************************

 

2. NUSANTARA MENANGIS
( Enny EAT )


Merapi diam
Bumipun senyap
Merapi tidak batuk
Bumi bisa bergejolak
Retak ..... Merekah .....

Kerdipan mata menghitung ritme mu
Punggung manusia, tertumpuk menjadi satu
Gugusan Nusantara dihampiri
Tak Ada yang luput
Setiap Pulau, juga kotamu

Aceh menangis pilu
Yogya berteriak kelangit
Padang, luluh lantak dalam cengkraman nasib
Kini...Balipun merintih

Dibalik panggung, tokoh Adu suara
Berteriak, bela diri, bebas hukum
Retak, bahkan lobang tanah tak tersentuh

Hati tak tersentuh
Maka tanganpun tak berbuat
Bibir berceloteh , itu kan bencana alam
Aduh .......Nusantara menangis

SOLO 14 Oktober 2011
Mengenang Bencana Alam yang sering terjadi di tanah Nusantara tercinta

*************************************************************

   


3. SAMPAI BATAS USIA
( Enny Endah Agustiani )

Malam yang temaram
Bulan sembunyi dibalik awan
Angin semilir berhembus pelahan
Bintangpun ikut berdendang
Semuanya luruh ...
Dalam kehangatan yang membara

Sorot matamu ... Mengundang rasa
Getaran jiwamu .... Sungguh mempesona
Sungguh ....aku tak kuasa
Menolak gejolak smara dahana

Dua hati .... Menyatu dalam kalbu
Dua raga .... Lebur dalam emosi jiwa
Tangan menggenggam erat merasuk sukma
Terteguk , tirta surgawi
Terlena , dalam dahaga ....
Ooh keringat surga ..... Menetes bahagia

Masa lalu .... Penuh kenangan
Esok hari .... Adalah harapan
Untuk terus bersatu , abadi selamanya
Sampai dibatas usia kita

Solo , 18 Oktober 2011

*****************************************************



 
4. ANDAI WAKTU BISA KUHENTIKAN                                             
( Enny EAT )


Waktu terus berjalan
Tanpa bisa kuhentikan
Aku berteriak, meronta....
Tanganku menggapai ...
Tuhan ... Tolonglah hamba

Disaat malam semakin sunyi
Dingin mencekam kalbu
Batinku menjerit .... Pilu
Bulan mencibir .... Sinis

Aku semakin gamang
Kemana langkah harus kubawa
Sedang waktu terus berjalan
Tanpa peduli apa yang dibelakang

Hari menjelang pagi
Tubuhku lunglai, titik nadir kucapai
Tapi ... Aku harus terus semangat
Walau waktu tak bisa kuhentikan

Solo, 19 Oktober 2011, jam 2.30
( ENNY ENDAH AGUSTIANI )

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>ooOoo<<<<<<<<<<<<<<<<<

 Prakoso Rachwibowo


5. RINDU KECILKU


hutan jati yang meranggas dimusim kemarau
daunnya coklat berguguran melayang jatuh diantara padas-padas putih
meniti jalan menembus hutan menaik bukit
menyeberang sungai mengecopak kaki batu kerikil dan pasirnya
air dingin jernih menyejuk kaki
kaki-kaki kecil kukuh kuat mengayuh sepeda
keringat berbutir dileher dan tengkuknya
angin kering menyapu wajah gadis kecil menggeraai rambut dikeningnya
tangan mungil melambai menyapa riang sepanjang jalan
tangan kecil berpegang stang sepeda
berceloteh ria antara sahabat sepanjang jalan kesekolah
ponorogo-mBiting – badegan
oh...alangkah indahnya

kaki-kaki kecil riang berlompatan di galengan sawah
rumpun glagah kuning tebu-tebu diladang
angin kemarau menebar harumnya pohon cemara
layang-layang putih melenggang lenggok dilangit biru
tergolek dirumput kakak adik bersama
oh ..alangkah indahnya

tanah membasah musim hujanpun tiba
berhujan ria menendang bola dialun-alun desa
berceburan dikolam kubangan kerbau bermandi lumpur kuyup basah semua
menggigil kedinginan menuju rumah pelukan ibunda
oh ..alangkah indahnya
By PR tembalang 10 juli 2005

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>ooOoo<<<<<<<<<<<<<<<<<
( Prakoso Rachwibowo )
     

6. SYUKUR

Syukur adalah rasa indah yang membuncah di kalbu…
karena rasa itu adalah percikan butir2 mutiara cahaya
yang menebar keselaga penjuru jagad nampak dan tak tampak….

Di jagad tampak, syukur menjelma sebagai tangisan ibunda ketika mendekap buah hatinya yang kini telah mekar dewasa dipersunting “pangeran”hati
memohon izin menempuh bahtera berdua tuk menapaki samudera rahmatNya…

Dia adalah butiran mutiara air yang menetes di pipi-pipi para hamba yang tersungkur tahajud diheningnya malam dingin di sepanjang sajadah cinta..

Ia adalah pemberian para dermawan pada janda2 miskin disetiap saat
Sehingga mereka tak sempat lapar,
namun tiada pernah sekalipun janda2 itu mengetahui siapa pemberinya…

syukur adalah luapan “inna lillahi” ketika harta kesayangannya diambil sang “pemilik” dan iapun ridho karenaNya

ditulis bbrp tahun yg lalu
( Prakoso Rachwibowo )
 >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>> Mutiara yang hilang <<<<<<<<<<<<<<<<


 


7. Seakan baru kemarin
( Prakosa Rachwibowo )

Bukankah kemarin kita bersua
Bahkan kemarin lusa kit a berdendang ria
Melintas sepeda di Singosaren, Pasar Kembang hingga ke Baron
... Menuju tempat teduh yang paling kita suka
Tempat nan lapang tuk bercipta karya

Seakan kemarin kita masih bertegur sapa
Menggelar PR dimeja besar tengah pendapa
Denting dawai gitar merdu suara dan canda
Tikar pandan kugelar tidur bersama
Baru kemarin mangga dikebun kita kupas bersama
Baru kemarin “Don” kau duduk disana (“Don”=Wahyu Sardhono=Dhono Warkophu Almarhum)

Saat ini setelah 41 th tak bersua
Saat yang panjang menjadi sakejap
Saat sapa hangat berbuncah rindu berbunga tawa
Pertanyaanmu masih tetap sama saja.....engkau siapa..?

16 des 2011
PRAKOSA RACHWIBOWO_Semarang in ....
Menanggal indah VII-10
Siwo, surabaya.

>>>>>>>>>>>>>>>> Happy for you <<<<<<<<<<<<<<<<


 8. DIBAWAH LONCENG KECIL

 (Prakosa Rachwibowo)



Kukayuh sepeda sekuat tenaga
Jam besar Pasar Gede pun terlewat sudah
Jauh didepan satu rival bebuyutan harus kutaklukan
... Bahasa Inggris jangan sampai telambat
Pak Trono takmungkin membiarkan ku lewat

Lorong kecil memanjang gerbang sekolah
Berpacu waktu melintas cemara, lapangan basket dan kamboja
Tersengal napas menyeka keringat kuambil tempat
Ragam wajah teman sahabat masih menunggu hatiku hangat

Tak terasa waktu merayap cepat,
Goniometri, mekanika dan kimiapun lewat
Pak Trono, p.Slamet, p.Singgih dan bu Lastri
Guru tercinta yang baik budi
Tak kenal lelah selalu memberi

Namun kantuk kali ini menyergap terlalu cepat
Kertas kecil segera kugores memindah wajah
Agar kantuk ini segera pergi
Guratan wajah beliau kini berpindah cepat
Diatas kertas putih kecilku itu
Bahkan kantuk teman2 pun ikut lenyap
Ditimpa tawa terhtahan tahan
Karikatur wajah pak Daryono seakan ikut tertawa
Karikatur wajah pak Daryono seakan ikut tertawa

 Lonceng kecilpun berdentang, tanda istirahat mengusir sisa kantuk itu
Duduk bersanding teman sebangku
Rindu remaja bertualang cita
Dekat dimata takterjangkau rasa

Bau kopi membaur ria
Celoteh gadis bercanda ria
Angan pemuda entah kemana
Arsis karya membuatku terlena
 
Lonceng kecil kini berdentang nyaring
Langkah gontai menuai takdir
Semoga ini jam terakhir
resah didada tak kunjung usai
Kan kemana jika ini berakhir

Namun kantuk kali ini menyergap terlalu cepat
Kertas kecil segera kugores memindah wajah
Agar kantuk ini segera pergi
Guratan wajah beliau kini berpindah cepat
Diatas kertas putih kecilku itu
Bahkan kantuk teman2 pun ikut lenyap
Ditimpa tawa terhtahan tahan

Tembalang 10 des 2011
Untuk dibaca saat temukangen SMU 3 Warungmiri 68-70 di Surabaya

-------------------------- ooo(O)ooo -----------------------



 9. Masa masa penuh prihatin                              

Menjelang jam sebelas siang
Bayang bayang gado gado demikian nyata
Ibu Sutiman dengan trenyuh meraciknya
Diutang suatu hal yang biasa...
Dibalik tembok ruang kelas
Jalan kecil untuk transaksi ilegal
Bergetar kocokan kaleng dan lintingan kertas
Jatuh satu lintingan, lima telur bebek untuk berlima
Berbuih buih mulut_mulut pemenang lotere
Mengunyah asinnya telor ........

by Bambang Sarosa hing Surakarta
================================  




10. Kembali bersama
( Tutut IKH)
 
Kutatap wajah teman-teman
Walau raut wajah sedikit berbeda
Namun garis masa muda masih kelihatan
Penuh semangat dan keceriaan

Penuh rasa rindu kita berpelukan
Dengan celoteh yang tiada habisnya
Mencoba menjembatani hari-hari yang hilang
Setelah empat puluh satu tahun berselang

Ooh, indahnya pertemuan
Jagalah dalam kebersamaan
Dalam Cinta dan kasih sayang
Karna semua itu, bias menjadikan kita hidup dalam harapan

by INDRIANTI KUSUMA HASTUTI - TUTUT
30 Des 2011; 10:22

*******************************************************************
prakosa rachwibowo
 

11. di....penghujung batas .... "                                                         

diujung waktu
keragaman tak pula kunjung reda
pelangi bermain warna
kebeningan seolah sirna
walau dia adalah nyata

dua sisi keping mata uang
menghadap 2 kiblat
untuk mencari kesatuan
dia tidak akan kemana
karena dia bukanlah dia ataupun mereka

perjalananpun tak mungkin berhenti
sampai semua kembali
ternyata engkau hanya sendiri
setia menunggu sampai mengerti

22.13 jum'at, 30 des ...menjelang 2012

*****************************************************
Prakosa Rachwibowo

  

 12. ".... kembali pulang kerumah diri ..."                               


alangkah jauh perjalanan
betapa kabut kian menebal
pandangan kian memburam
titik embun yg sejuk kian didamba
jatidiri siapa..seperti apa
kini kian dinanti

wahai ksatria..kemana engkau telah pergi
pujaan hati pelipur duka
berjuta tanya ..menunggu jawab
kepada luka meremuk jiwa
atau kepada kembara yang kuyup karena amarah
tamak serakah bachil dan berlomba loba

jauuh dan dengarkan..bisikan lirih merintih seruling buluh perindu
dan anai2 lebah si kupu2
kepada bumi rumahku ku kan selalu menunggumu
karena kembaramu makin menjauh menuju diri
(hendaklah segera kembali)


yg masih diperbudak diri
20 des 2011 15.46
**************************************************************
 Dirmawan Lik Dir
   
  
13. Bagai Air
01 Januari 2012



Oi.. bagai air, 2011 semuanya tlah mengalir,
sebagian bagai bah bandang,
sebagian merembes diantara pasir kekerasan yang meruncing,
atau tak disadari menyusup meliku berlalu dalam belitnya lorong karst,
namun niscaya semua menuju satu tujuan
Samudera Kekuasaan, dihadapanNya meluluh larut dalam suatu persamaan tak terhingga,kemudian karena cahaya MU,
2012 mulai daur langit dan jatuh bagai matrik bintik embun
wangi kemilau hening bening
penuh berkah yang menyejukkan, sentosa sejahteralah, semoga,
ya semoga kawan dan sanak kerabatku mendapat berkah
sejahtera sentosalah



*********************************************************

 Prakosa Rachwibowo










14. manusia ( yg ingin ) abadi                                                          
         prakosa rachwibowo ( mengeti yarig ipun ibunipun lare2)
 
Ada tiga jenis manusia, manusia akal, manusia tubuh dan manusia hati.
Manusia akal, sangat intelektual, rapi kata2 nya, sehingga kalau tidak tertib bin teratur mereka memilah, menyisihkannya
....masukkan saja semua "chaos" itu ke kasta sudra.

Manusia tubuh, sangat energik, demo dan suka kenyamanan,,apapun dicicipinya walau harus mengorbankan diri.

Manusia hati , kadang diam, namun jiwanya sangat mendamba kemerdekaan,
walau lahiriyah hidup sahaja, bahkan terlunta dihina...namun demi ruh dia sering mengabaikan pagar... tatanan..apalagi tepuk tangan.
Jangan hiraukan martabat atau birokrat,
himahnya hanya satu...terbang tinggi menembus awan menyentuh a'la.
membuang segala setelah melihat yang satu
walau disini, dia bukan disini.

jiwanya telah bertemu bidadari
matanya buta dengan kefanaan (birokrasi, tradisi dan opini)
makanannya langsung turun dari syurgawi
yaitu, darah dan derita duafa yang baginya bak cahaya mentari pagi.
karena agamanya adalah jeritan ha
semoga umur barokah 25 des 1957-2012
09.00 sampangan   siwo geol '72
 ####################################

 Prakosa Rachwibowo

    

15. "...... cintaKu adalah sepi ..."                                                     

dan engkau kejar layang2 putus itu
kaki2 kecil bola sepak lapangan dipinggir kali
lenguh kerbau punggung kukuh kubangan mandi
derai tawa menimpa hati celoteh ria tiada henti
engkau yang dicari

dan engkau daki bukit gunung yg tinggi

puncak dan lembah kau telusuri
gempita dunia membuai lupakan diri
resah tangis berganti hari
kini engkau duduk sendiri

ujung demi ujung tiada tepi

tinggi dan rendah hanyalah anggapan diri
sepi dan cinta tak "akan henti"
kesanalah hendaknya kau menanti
saat tanyamu Kujawab nanti

karena kau "ada" untuk "mengerti"

bukan untuk salah pahami
bahwa cintaKu adalah sepi



sampangan awal kedua (2 jan 2012) 07.38
*****************************************************

   
15. KEMBANG PADANG ILALANG                                                                       by Lies Aryati


pagi itu padang ilalang seperti sutra putih tertiup angin.
Batangnya yg panjang gemulai melenggok ditiup angin.
Bulu2 halus terurai dari bunganya, beterbangan, meniti arus yg membawanya jauuuh, entah kemana.

Perjalanan bulu2 mengarungi udara seperti perjuangan kehidupan anak manusia. Setelah dewasa, terurai dari lingkungan keluarga, dalam perjuangannya untuk dapat memenangkan kehidupan.

Persis seperti bulu kembang ilalang, langkah kaki ini bergerak mengikuti takdir membawa.
Serba tidak pasti, tdk jelas kemana arah.
Yang pasti adalah, harus tetap bertahan, bersiap untuk mampu menghadapi segala kemungkinan yg akan datang. Sangat melelahkan.....

Ketika hari itu datang, dengan menawarkan sgala kemungkinan.
Ingin kuraih smua untuk merubah keadaan.
Untuk dapat sebentar berhenti meniti hari, untuk sejenak berpegang pada uluran tangan, untuk sesaat mendapat pelukan yang mampu menghadirkan kedamaian. Meski hanya sesaat .....
Lies Aryati, Jakarta 13 Januari 2012 Pk.12.42 WIB


******************************************************

 Indrianti Kusuma Hastuti (Tutu)
   




 
17. KERINDUAN                                                                      


Bulan perak bulan separo
Dimalam dingin malam kelabu
angin sumilir perlahan
daun-daun lembut bergoyang
Hatiku bergetar dalam kerinduan
Bergelayut menerawang
Mencari kawan dalam angan
Menanti saat Pertemuan  
Mas kumambang mendayu-dayu
Mengalun lagu sendu
Wahai kawan-kawanku
Kapankah lagi kita dapat bertemu?

 
by Tutut
4 Januari 2012 jam 21.43

*************************************************************************
 
 18. KEBAHAGIAAN                                                                                                        

Pagi merekah diufuk timur
Bak intan berlian embun berkilau
Bunga-bunga mekar dalam kesegarannya
Fajar menyingsing, duhai indahnya.

Kebahagiaan dan kehangatan

Memenuhi relung hatiku
Kugandeng cucuku menuju ke taman
Dalam semangat dan harapan tuaku

Hari-hari dalam usiaku yang tersisa

Apalagi yang kudamba
Selain senyum di bibir cucu nan belia
Serta kasih sayang kawan-kawan semua.


Tutut
13 Jan 2012; 20:14

*************************************************************************
 
by Prakosa Rachwibowo
 19. ".......nyanyian alam ...... "                                                             

saat2 alam menyentuh hati,
waktu2....rindu membeku jiwa,
detik2...aliran sungai meruap ruh..
masa2...wujud fana menyibak hijab

tersipu malu wujud keabadianmu
saat rindu kesejatian mengharu biru 
 
maka...
 
kesendirian adalah saat yg indah
keheningan menjelma ...tempat paling menta'jubkan
saat2 jendela kazanah kehakikian membukakan cahayanya
samadi, membuat langkah menjadi panjang..
bertanya...taqorub, munasabah,muhasabah..dan tercengang
 
oi...alangkah indahnya alam
oh...alangkah eloknya diam
ah....betapa hiruk pikuknya diri
uh... . gundah rindu renjana kalbu 
berharap disana bersua sunyi 



sampangan 06.54 17 jan 2012
23 shofar 1433
siwo72

*****************************************************************************


20. JATUH CINTA                                                                                       



Setelah berpuluh tahun berlalu
Di Surabaya kita bertemu
Kutatap matamu dalam hening syahdu
Kusapa hatimu dalam bisu

Masihkah ada binar cinta di matamu?
Masihkah ada getar cinta di hatimu?

Kusapa bintang dilangit kelam
Kudengar tangis cengkrik disepi malam
Kucoba tanya dihatiku terdalam
Adakah kenangan indah tertinggal disana

Rangkaian katamu menghanyutkan kalbu
Tatapan matamu bermakna seribu
Menggetarkan hatiku
Meluluhkan jiwaku

Kau hangatkan hati nan sepi
Kau angkat hati nan perih

Aku melayang ........
Aku mengambang ........
Jatuh.
Dalam bara cinta.

Oh teman ..... oh kawan .....
Hatiku melambung tinggi karna cintamu
Jiwaku berdegub deru sayangmu
Tautkan jiwa kita tuk selamanya.

Tutut, 24 Januari 2012; 08.33